Pembelajaran Transformator

Satu guru, satu laptop. Tentu akan sangat luar biasa dan akan dengan cepat dapat mewujudkan pendidikan di negeri ini meloncat jauh untuk berkompetisi dalam peningkatan mutu pendidikan pada mata dunia. Apa dan bagaimana program yang digagas Klub Guru Indonesia ini?
Berikut wawancara dengan James F Tomasow, Project Manager
Sagusala kepada Tabloid Klub Guru.
Apa sebenarnya Sagusala itu?
Sagusala itu adalah program yang mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.
Dimana melalui program ini guru diharapkan mampu mengembangkan teknologi belajar dan pengetahuannya dengan sumber yang lebih luas lagi. Jadi, esensi Sagusala itu bukan pada pengadaan perangkatnya tetapi kontennya. Notebook itu sebagai alat pendukung saja. Walaupun judulnya Sagusala (satu guru satu laptop).
Apakah tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas guru?
Ya. Tapi kalau meningkatkan sih kurang tepat, karena peningkatan kualitas itu sendiri relatif. Yang jelas adalah transformasi. Mengubah pola konvensional, cara mengajar yang lama ke cara mengajar yang baru. Mentransformasi dengan mencari sumber belajar baru, dari yang sebelumnya hanya buku, kini memiliki sumber media yang banyak. Intinya, melalui program ini kita berupaya mengubah sistem guru belajar dan
mengajar.
Latar belakang apa yang kemudian memunculkan gagasan Sagusala ini?
Program ini sebenarnya diawali dari keprihatinan kondisi pendidikan kita. Di mana-mana, di negara-negara maju yang diubah pertama kali adalah guru. Namun negara kita tidak pernah melakukan hal itu. Baru sekarang ada gejala ke arah sana, tapi cara yang ditempuh tidak akan menghasilkan suatu target yang sangat cepat. Oleh karena itu, di era teknologi informasi ini tidak ada pilihan lain selain memberikan kesempatan kepada guru untuk mengakses informasi yang lebih besar. Untuk itu diperlukan
perangkat, yaitu komputer.
Siapa saja yang mendukung Program Sagusala ini?
Yang mendukung program ini sudah ada enam vendor notebook, dua provider internet,
kemudian beberapa penyedia konten. Kita harapkan semua ini memberi kontribusi yang
baik sehingga harga paketnya menjadi tidak mahal.
Apa yang membedakan laptop umum dengan Sagusala?
Laptop dalam program Sagusala ini adalah laptop yang di dalamnya sudah terisi konten
ditambah dengan koneksi akses internet. Jadi tidak sama dengan notebook biasa, karena laptop Sagusala dibeli secara paket. Sehingga begitu laptop di tangan guru semua aplikasi pembelajaran sudah ada dan tinggal dijalankan.
Bagaimana dengan harganya?
Dipastikan lebih kompetitif daripada harga umum. Diskonnya juga lumayan. Kita tidak bias memberi harga yang terlalu murah, namun kita di Sagusala telah melakukan berbagai upaya demi kepentingan guru.
Apakah pemerintah sudah memberikan dukungan terhadap program ini?
Sementara belum. Tetapi sudah ada beberapa pemerintah daerah yang siap membantu. Tetapi dalam waktu dekat, Klub Guru Indonesia dengan Sagusala ini akan mendapat dukungan dari Diknas.
Hingga kini sudah sampai berapa jauh sosialisasinya?
Sagusala selama ini telah disosialisasikan melalui beberapa kegiatan Klub Guru. Karena Klub Guru sendiri sudah memiliki program rutin seperti seminar maupun workshop. Di tengah-tengah acara itulah kita sisipkan informasi mengenai Sagusala ini.
Secara internal, Sagusala juga telah melakukan promosi seperti dengan membuat website dan membangun situs-situs pendukung, via media, dan road show ICT di beberapa daerah seperti Jakarta, Bandung, Pontianak, Solo, Surabaya, dan terakhir
kemarin di Aceh. Sebagai pendukung, program Sagusala ini juga disertai dengan pelatihanpelatihan dan seminar berbasis IT.
Lantas bagaimana dengan pembiayaannya?
Untuk program kredit laptop murah ini, Sagusala telah bermitra dengan koperasi Telkom Divre V Jawa Timur. Untuk tahap pertama, Koperasi Telkom Jatim telah menyanggupi 1.000 perangkat notebook yang bisa diangsur oleh guru. Sementara
itu, untuk wilayah Jawa Barat juga telah ada sebuah perusahaan yang bersedia mengucurkan dananya untuk pengadaan laptop murah bagi guru ini.
Berapa target kepemilikan laptop bagi guru di Indonesia melalui program Sagusala ini?
Melalui program Sagusala ini, diharapkan semua guru dapat memiliki laptop yang dapat digunakan dalam inovatip pembelajaran yang berbasis IT.

2 thoughts on “Pembelajaran Transformator

    1. program ini belum maksimal masuk ke kab garut, secara pribadi saya sangat tertarik dan sudah tahu mengenai program ini, apakah ada syarat lain untuk menjadi dealer sagusala ini,apakah saya dapat mencalonkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s